Assalamu'alaikum...

Ahlan wa Sahlan..

Ya Akhi ..
Ya Uhkty..

Ammr

Loading...

Sabtu, 30 April 2011

Observasi SMP Negeri 10 Medan


DAFTAR ISI


hlm
KATA PENGANTAR ...................................................................................   
DAFTAR ISI ................................................................................................
I.   PENDAHULUAN ...................................................................................
A. Latar Belakang ............................................................................
B. Karakteristik Mata Pelajaran .......................................................
C. Karakteristik Peserta Didik ..........................................................
     1. Perkembangan Aspek Kognitif ...............................................
     2. Perkembangan Aspek Psikomotor .........................................
     3. Perkembangan Aspek Afektif .................................................

II.  PENGERTIAN, PRINSIP, DAN TAHAP-TAHAP PENGEMBANGAN SILABUS
            B. Pengembang Silabus ..................................................................
            C. Prinsip Pengembangan Silabus ..................................................
            D. Tahap-tahap Pengembangan Silabus .........................................

III.  KOMPONEN DAN LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN
SILABUS ...............................................................................................
            A. Komponen Silabus ......................................................................
            B. Langkah-langkah Pengembangan Silabus ..................................
                1. Mengisi Identitas Silabus ,,.......................................................
                2. Menuliskan Standar Kompetensi .............................................
                3. Menuliskan Kompetensi Dasar ................................................
                4. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran ..........................
                5. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran ...............................
                6. Merumuskan Indikator  ............................................................
                7. Penilaian  .................................................................................
                8. Menentukan Alokasi Waktu .....................................................
                9. Menentukan Sumber Belajar....................................................

IV.       PENUTUP ...........................................................................................
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1.    Daftar Kata Kerja Operasional pada Penyusunan Standar Kompetensi dan Kompetensi  dasar ....................................................
2.    Kompetensi  dan Kompetensi  Dasar PAI di SMP ................................
3.    Contoh Silabus Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam ....................


ii
iii
1
1
2
3
4
5
6


8
8
8
9
10


11
11
13
13
13
13
14
14
15
16
18
18

19

19
21


24
25
31



I.       PENDAHULUAN

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab IV Pasal 10 menyatakan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah berhak mengarahkan, membimbing, dan mengawasi penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selanjutnya, Pasal 11 Ayat (1) juga menyatakan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi. Dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, wewenang Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan pendidikan di daerah menjadi semakin besar. Lahirnya kedua undang-undang tersebut menandai sistem baru dalam penyelenggaraan pendidikan dari sistem yang cenderung sentralistik menjadi lebih desentralistik.
Kurikulum sebagai salah satu substansi pendidikan perlu didesentralisasikan terutama dalam pengembangan silabus dan pelaksanaannya yang disesuaikan dengan tuntutan kebutuhan siswa, keadaan sekolah, dan kondisi sekolah atau daerah. Dengan demikian, sekolah atau daerah memiliki cukup kewenangan untuk merancang dan menentukan materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran.
Banyak hal yang perlu dipersiapkan oleh daerah karena sebagian besar kebijakan yang berkaitan dengan implementasi Standar Nasional Pendidikan dilaksanakan oleh sekolah atau daerah. Sekolah harus menyusun kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan KTSP, kalender pendidikan, dan silabus dengan cara melakukan penjabaran dan penyesuaian Standar Isi yang ditetapkan dengan Permendiknas No. 22 Tahun 2006 dan Standar Kompetensi Lulusan yang ditetapkan dengan Permendiknas No. 23 Tahun 2006.
Di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dijelaskan:
1.      Sekolah dan komite sekolah, atau madrasah dan komite madrasah, mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya berdasar­kan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan di bawah supervisi Dinas Kabupaten/Kota yang bertangung jawab terhadap pendidikan untuk SD, SMP, SMA, dan SMK, serta Departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI, MTs, MA, dan MAK ( Pasal 17 Ayat 2).
2.      Perencanan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pembelajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar (Pasal 20).
Berdasarkan ketentuan di atas, daerah atau sekolah memiliki ruang gerak yang luas untuk melakukan modifikasi dan mengembangkan variasi-variasi penyelengaraan pendidikan sesuai dengan keadaan, potensi, dan kebutuhan daerah, serta kondisi siswa. Untuk keperluan di atas, perlu adanya panduan pengembangan silabus untuk setiap mata pelajaran, agar daerah atau sekolah tidak mengalami kesulitan.
Karakteristik Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Setiap mata pelajaran memiliki ciri khas atau karakteristik tertentu yang dapat membedakannya dengan mata pelajaran lainnya. Begitu juga halnya mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Adapun karakteristik mata pelajaran PAI di SMP adalah sebagai berikut:
1.    PAI merupakan mata pelajaran yang dikembangkan dari ajaran-ajaran pokok (dasar) yang terdapat dalam agama Islam, sehingga PAI merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari ajaran Islam.
2.    Ditinjau dari segi muatan pendidikannya, PAI merupakan mata pelajaran pokok yang menjadi satu komponen yang tidak dapat dipisahkan dengan mata pelajaran lain yang bertujuan untuk pengembangan moral dan kepribadian peserta didik. Semua mata pelajaran yang memiliki tujuan tersebut harus seiring dan sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh mata pelajaran PAI.
3.    Diberikannya mata pelajaran PAI, khususnya di SMP, bertujuan untuk terbentuknya peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt., berbudi pekerti yang luhur (berakhlak yang mulia), dan memiliki pengetahuan yang cukup tentang Islam, terutama sumber ajaran dan sendi-sendi Islam lainnya, sehingga dapat dijadikan bekal untuk memelajari berbagai bidang ilmu atau mata pelajaran tanpa harus terbawa oleh pengaruh-pengaruh negatif yang mungkin ditimbulkan oleh ilmu dan mata pelajaran tersebut.
4.    PAI adalah mata pelajaran yang tidak hanya mengantarkan peserta didik dapat menguasai berbagai kajian keislaman, tetapi PAI lebih menekankan bagaimana peserta didik mampu menguasai kajian keislaman tersebut sekaligus dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah masyarakat. Dengan demikian, PAI tidak hanya menekankan pada aspek kognitif saja, tetapi yang lebih penting adalah pada aspek afektif dan psikomotornya.
5.    Secara umum mata pelajaran PAI didasarkan pada ketentuan-ketentuan yang ada pada dua sumber pokok ajaran Islam, yaitu al-Quran dan al-Sunnah/al-Hadits Nabi Muhammad Saw. (dalil naqli). Dengan melalui metode Ijtihad (dalil aqli) para ulama mengembangkan prinsip-prinsip PAI tersebut dengan lebih rinci dan mendetail dalam bentuk fiqih dan hasil-hasil ijtihad lainnya.
6.    Prinsip-prinsip dasar PAI tertuang dalam tiga kerangka dasar ajaran Islam, yaitu aqidah, syariah, dan akhlak. Aqidah merupakan penjabaran dari konsep iman; syariah merupakan penjabaran dari konsep islam, syariah memiliki dua dimensi kajian pokok, yaitu ibadah dan muamalah, dan akhlak merupakan penjabaran dari konsep ihsan. Dari ketiga prinsip dasar itulah berkembang berbagai kajian keislaman (ilmu-ilmu agama) seperti Ilmu Kalam (Theologi Islam, Ushuluddin, Ilmu Tauhid) yang merupakan pengembangan dari aqidah, Ilmu Fiqih yang merupakan pengembangan dari syariah, dan Ilmu Akhlak (Etika Islam, Moralitas Islam) yang merupakan pengembangan dari akhlak, termasuk kajian-kajian yang terkait dengan ilmu dan teknologi serta seni dan budaya yang dapat dituangkan dalam berbagai mata pelajaran di SMP.
7.    Tujuan akhir dari mata pelajaran PAI di SMP adalah terbentuknya peserta didik yang memiliki akhlak yang mulia (budi pekerti yang luhur). Tujuan ini yang sebenarnya merupakan misi utama diutusnya Nabi Muhammad Saw. di dunia. Dengan demikian, pendidikan akhlak (budi pekerti) adalah jiwa Pendidikan Agama Islam (PAI). Mencapai akhlak yang karimah (mulia) adalah tujuan sebenarnya dari pendidikan. Hal ini tidak berarti bahwa pendidikan Islam tidak memerhatikan pendidikan jasmani, akal, ilmu, ataupun segi-segi praktis lainnya, tetapi maksudnya adalah bahwa pendidikan Islam memerhatikan segi-segi pendidikan akhlak seperti juga segi-segi lainnya. Peserta didik membutuhkan kekuatan dalam hal jasmani, akal, dan ilmu, tetapi mereka juga membutuhkan pendidikan budi pekerti, perasaan, kemauan, cita rasa, dan kepribadian. Sejalan dengan konsep ini maka semua mata pelajaran atau bidang studi yang diajarkan kepada peserta didik haruslah mengandung muatan pendidikan akhlak dan setiap guru haruslah memerhatikan akhlak atau tingkah laku peserta didiknya.
8.    PAI merupakan mata pelajaran wajib yang harus diikuti oleh setiap peserta didik, terutama yang beragama Islam, atau bagi yang beragama lain yang didasari dengan kesadaran yang tulus dalam mengikutinya.
Itulah gambaran tentang karakteristik Pendidian Agama Islam (PAI) pada umumnya dan mata pelajaran PAI di SMP pada khususnya yang dapat dikembangkan oleh para guru PAI dengan variasi-variasi tertentu, selama tidak menyimpang dari karakteristik umum ini. Dengan berpedoman kepada panduan ini, para guru PAI atau sekolah diharapkan dapat melakukan pengembangan silabus mata pelajaran PAI di SMP dengan mudah dan variatif.





















II.                OBJEK PENELITIAN




tutwuri2
 






PENGEMBANGAN KURIKULUM




MATA PELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM




DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
SMP NEGERI 10 MEDAN







1).
Identitas Sekolah





1.1.
Nama Sekolah
: SMP Negeri 10 Medan


1.2.
Nomor Statistik Sekolah
:


1.3.
Nomor Pokok Sekolah Nasional
:







1.4.
Penyelenggara Sekolah
: Pemerintah


1.5.
Status
: Negeri


1.6.
Alamat Sekolah




a.
Jalan
: Jl. Jamin Ginting KM. 4,5 P. Bulan  Medan



b.
Kelurahan
:



c.
Kecamatan
: Medan Baru



d.
Kota
: Medan



e.
Provinsi
: Sumatera Utara



f.
Kode Pos
: 20156



g.
Nomor Telepon
: 061-8211989



h.
Nomor Fax
:



i.
Website
:



j.
E-mail
:







2).
Data Tanah/Bangunan


2.1.
Status
: Milik Negara


2.2.
Luas Tanah
:


2.3.
Luas Bangunan
:  


2.4.
Pagar
:  







3).
Jumlah Rombongan Belajar


3.1.
Kelas VII
:   8 Rombel


3.2.
Kelas VIII
:   6 Rombel


3.3.
Kelas IX
:   9 Rombel













JUMLAH
: 23 Rombel







4).
Keadaan Sarana/Prasarana


 No.
Nama Bangunan

Jumlah
Keadaan

1.
Ruang Teori/Kelas

23
Baik

2.
Laboratorium IPA

1
Baik

3.
Laboratorium Komputer

1
Baik

4.
Ruang Kantin

3
Baik

5.
Ruang BP/ BK

1
Baik

6.
Ruang Koperasi

1
Baik







7.
Ruang Perpustakaan

1
Baik

8.
Ruang Kepala Sekolah

1
Baik

9.
Ruang PKS

1
Baik

10.
Ruang Wakil Kepala Sekolah

1
Baik

11.
Ruang Bendahara

1
Baik

12.
Ruang Guru

1
Baik

13.
Ruang Administrasi/TU

1
Baik

14.
Mushala

1
Baik

15.
Kamar Mandi

7
Baik

16.
Rumah Penjaga Sekolah

2
Baik

17.
Tempat Parkir

1
Baik

18.
Tempat Pembuangan Sampah Akhir

1
Baik

19.
Ruang Piket

1
Baik













VISI DAN MISI SMP NEGERI 10 MEDAN

VISI
SMP negeri 10 Medan unggul dalam prestasi menjadi kebanggaan berdasarkan iman dan taqwa

MISI
1.    Melaksanakan pembelajaran secara efektif sehingga dapat berkembang secara optimal dengan potensi yang dimiliki.
2.    Meningkatkan kinerja guru dan pegawai sehingga proses belajar mengajar dapat dioptimalkan
3.    Mendorong siswa untuk mengenali yang ada pada dirinya
4.    Menumbuhkembangkan semangat keunggulan kepada setiap warga sekolah
5.    Menumbuhkembangkan seluruh warga sekolah untuk memelihara 7K
6.    Menumbuhkembangkan semangat siswa dalam potensi olah raga




KURIKULUM SMP NEGERI 10 MEDAN

Untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik, SMP Negeri 10 Medan melakukan terobosan dalam pelaksanaan kurikulum, antara lain :
a). Penyusunan Kurikulum
Dengan diberlakukan dan dilaksanakannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di SMP Negeri 10 Medan, maka kurikulum ini disusun dan disempurnakan guna menunjang perkembangan aspek kognitif, psikomotorik dan afektif siswa SMP Negeri 10 Medan.
b). Peningkatan Hasi Belajar Peserta Didik
Upaya peningkatan prestasi belajar peserta didik dilakukan melalui beberapa terobosan, yakni :
  • Bagi siswa Kelas VIII pada tahun Pelajaran 2008/2009 diberlakukannya kelas unggulan.
  • Pemantapan Mental dan Keterampilan Teknis (PMKT).
SMP Negeri 10 Medan mengadakan muatan local yaitu elektronika.
  • Pelaksanaan Program Pengembangan Diri
Program pengembangan diri SMP Negeri 10 Medan mencakup bidang pramuka, olah raga, kesenian dan matematika.
·      Penentuan kenaikan kelas untuk siswa SMP Negeri 10 Medan memilki beberapa pertimbangan diantaranya absen dan ketuntasan mata pelajaran ( siswa dinyatakan tidak naik kelas apabila tiga dari mata pelajaran, terutama bahasa Indonesia, PpKN, agama dan matematika tidak mencapai nilai ketuntasan.
c) Pelaksanaan Kurikulum KTSP di SMP Negeri 10 Medan mengalami beberapa kendala diantaranya:
·      Sarana dan prasarana tidak mendukung
·      Guru dan siswa belum terbiasa dengan perubahan dan kurangnya sosialisasi KTSP.






tutwuri2
 






PENGEMBANGAN KURIKULUM




MATA PELAJARAN
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM







DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
DITJEN MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
SMA NEGERI 3 MEDAN





1).
Identitas Sekolah





1.1.
Nama Sekolah
: SMA Negeri 3 Medan


1.2.
Nomor Statistik Sekolah
: 30 1 07 60 03 002


1.3.
Nomor Pokok Sekolah Nasional
: 10210856







1.4.
Penyelenggara Sekolah
: Pemerintah


1.5.
Status
: Negeri


1.6.
Alamat Sekolah




a.
Jalan
: Budi Kemasyarakatan No. 3



b.
Kelurahan
: Pulo Brayan Kota



c.
Kecamatan
: Medan Barat



d.
Kota
: Medan



e.
Provinsi
: Sumatera Utara



f.
Kode Pos
: 20116



g.
Nomor Telepon
: 061-6619128



h.
Nomor Fax
: 061-6619128



i.
Website
: www.sman3medan.net



j.
E-mail
: info@sman3medan.net







2).
Data Tanah/Bangunan


2.1.
Status
: Milik Negara


2.2.
Luas Tanah
: 10.862 m2


2.3.
Luas Bangunan
:   7.223 m2


2.4.
Pagar
:   2.500 m2







3).
Jumlah Rombongan Belajar


3.1.
Kelas X
:   9 Rombel


3.2.
Kelas XI-IPA
:   7 Rombel


3.3.
Kelas XI-IPS
:   3 Rombel


3.4.
Kelas XII-IPA
:   9 Rombel


3.5.
Kelas XII-IPS
:   3 Rombel



JUMLAH
: 31 Rombel







4).
Keadaan Sarana/Prasarana


 No.
Nama Bangunan
Luas (m2)
Jumlah
Keadaan

1.
Ruang Teori/Kelas
4.320
30
Baik

2.
Laboratorium Biologi
180
1
Baik

3.
Laboratorium Kimia
180
1
Baik

4.
Laboratorium Fisika
180
1
Baik

5.
Laboratorium Komputer
216
1
Baik

6.
Laboratorium  Bahasa
180
1
Baik

7.
Ruang Cetak/Stensil
16
1
Baik

8.
Ruang Perpustakaan
240
1
Baik

9.
Aula
300
1
Baik

10.
Ruang UKS
40
1
Baik

11.
Ruang Koperasi/Kantin
48
1
Baik

12.
Ruang BP/BK
48
1
Baik

13.
Ruang Kepala Sekolah
28
1
Baik

14.
Ruang PKS Kurikulum
50
1
Baik

15.
Ruang PKS Sarana/Prasarana
12
1
Baik

16.
Ruang PKS Kesiswaan
15
1
Baik

17.
Ruang PKS Humasy
12
1
Baik

18.
Ruang Staf PKS
20
1
Baik

19.
Ruang Guru
320
1
Baik

20.
Ruang Administrasi/TU
54
1
Baik













 No.
Nama Bangunan
Luas (m2)
Jumlah
Keadaan


21.
Ruang KTU
18
1
Baik


22.
Ruang Pembayaran Iyuran Sekolah
8
1
Baik


23.
Ruang OSIS
90
1
Baik


24.
Rumah Ibadah
280
1
Baik


25.
Gudang
40
1
Baik


26.
Kamar Mandi/WC Guru
24
2
Baik


27.
Kamar Mandi/WC Siswa
67
3
Baik


28.
Rumah Dinas Kasek
55
1
Baik


29.
Rumah Dinas KTU/PKS
150
1
Baik


30.
Rumah Penjaga Sekolah
32
1
Baik



Jumlah
7.223


























MOTTO
Pastikan beriman (SQ), berilmu (IQ) dan beramal (EQ)

VISI
Menghasilkan Peserta Didik Yang Unggul Dalam Mutu, Berwawasan Pengetahuan Yang Luas, Serta Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Yang Tinggi Dengan Dilandasi Iman dan Taqwa.
Visi SMA Negeri 3 Medan di atas dapat dikembangkan melalui indikator-indikator sebagai berikut:
  • Unggul dalam kegiatan keagamaan dan kepedulian sekolah terhadap lingkungan masyarakat,
  • Unggul dalam prestasi akademik lulusan yang terlihat dari perolehan nilai Ujian Nasional,
  • Unggul dalam persaingan masuk ke jenjang Perguruan Tinggi Negeri.
  • Unggul dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama dalam bidang sains dan teknologi.
  • Unggul dalam bidang ekstrakurikuler, yang meliputi bidang olah raga, seni budaya, PMR, Paskibra, Repala, SEC, Dokter Remaja, Jurnalis, Pramuka, dll.
  • Unggul dalam bidang, kebersihan, kesehatan (UKS), dan penghijauan sekolah.
  • Unggul dalam kemampuan ber-Bahasa Inggris dan debat Bahasa Inggris.
  • Unggul dalam penguasaan dan penerapan teknologi informasi dan komunikasi.
Pencapaian visi sekolah melalui indikator di atas secara bertahap akan dimonitoring, di-evaluasi, dan dikendalikan pada setiap kurun waktu tertentu, untuk mencapai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Sekolah Menengah Atas yang telah dibakukan secara nasional.

MISI
Visi tersebut di atas mencerminkan cita-cita SMA Negeri 3 Medan yang berorientasi ke depan dengan memperhatikan potensi kekinian, sesuai dengan norma dan harapan masyarakat, adanya keinginan yang kuat untuk mencapai keunggulan, mendorong semangat dan komitmen seluruh warga sekolah, serta mendorong adanya perubahan yang lebih baik. Untuk mewujudkannya, SMA Negeri 3 Medan menentukan langkah-langkah strategis yang dinyatakan dalam Misi berikut :
·         Membentuk peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta berakhlak dan berbudi pekerti luhur,
  • Meningkatkan prestasi akademik lulusan secara berkelanjutan,
  • Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga setiap siswa berkembang secara optimal, sesuai dengan potensi yang dimilikinya,
  • Menumbuhkan dan mendorong keunggulan dalam penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni,
  • Meningkatkan prestasi pada bidang ekstra kurikuler,
  • Menumbuhkan dan meningkatkan minat baca siswa,
  • Meningkatkan kemampuan ber-Bahasa Inggris,
  • Meningkatkan wawasan pengetahuan, serta penguasaan teknologi informasi dan komunikasi.
Di setiap kerja komunitas sekolah, SMA Negeri 3 Medan selalu menumbuhkan kedisiplinan sesuai dengan aturan bidang kerja masing-masing, saling menghormati dan saling percaya dan tetap menjaga hubungan kerja yang harmonis dengan berdasarkan kepada pelayanan prima, kerjasama, dan silaturahmi.
            Misi di atas merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pencapaian tujuan jangka pendek, menengah dan panjang yang masih perlu diuraikan menjadi beberapa kegiatan yang memiliki tujuan lebih mendetail dan lebih jelas, yang dijabarkan dalam tujuan sekolah

Tujuan Sekolah
Secara umum tujuan SMA Negeri 3 Medan sebagai salah satu sekolah jenjang pendidikan menengah adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
Kepala Sekolah dan para guru serta dengan persetujuan Komite Sekolah – SMA Negeri 3 Medan, menetapkan tujuan untuk jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Secara mendetail, tujuan SMA Negeri 3 Medan akan dijabarkan secara komunikatif dan dapat diukur, yaitu sebagai berikut :
Tujuan Jangka Pendek
(Sasaran Program 1 Tahun) 2008/2009
Tujuan Jangka Menengah
(Sasaran Program 4 Tahun) 2008/2012
Tujuan Jangka Panjang
(Sasaran Program 8 Tahun) 2008/2016
Kehadiran Peserta didik, Guru dan Karyawan lebih dari 95 %.
Kehadiran Peserta didik, Guru dan Karyawan lebih dari 97 %.
Kehadiran Peserta didik, Guru dan Karyawan lebih dari 97 %.
Target pencapaian rata-rata Nilai Ujian Nasional 8,00.
Target pencapaian rata-rata Nilai Ujian Nasional 8,20.
Target pencapaian rata-rata Nilai Ujian Nasional 8,50.
50 % lulusan dapat diterima di PTN, baik melalui jalur PMDK/ PMP mau-pun UMPTN
70 % lulusan dapat diterima di PTN baik melalui jalur PMDK/ PMP maupun UMPTN.
90 % lulusan dapat diterima di PTN baik melalui jalur PMDK/ PMP maupun UMPTN.
75% peserta didik yang beragama Islam dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
85% peserta didik yang beragama Islam dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
100% peserta didik yang beragama Islam dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Memiliki ekstra kurikuler unggulan (Paskibra, SEC, Repala, Jurnalis, Paduan Suara, Olah Raga, Seni Budaya, dll).
Memiliki extra kurikuler unggulan yang dapat menjuarai tingkat kota dan provinsi.
Memiliki extra kurikuler unggulan yang dapat meraih prestasi tinggkat nasional.
45 % peserta didik dapat aktif ber-Bahasa Inggris.
70 % peserta didik dapat aktif ber-Bahasa Inggris.
90 % peserta didik dapat aktif ber-Bahasa Inggris.
80 % peserta didik dapat mengoperasikan 2 Program Komputer (Microsoft Word dan Ms. Excel).
85 % peserta didik dapat meng-operasikan 2 program komputer (Microsoft Word dan Ms. Excel).
100 % peserta didik dapat mengoperasikan 2 Program Komputer (Microsoft Word dan Ms. Excel).
70 % peserta didik mampu meng-operasikan, dan mengakses informasi melalui teknologi internet.
85 % peserta didik mampu mengoperasikan, dan meng-akses informasi melalui teknologi internet.
100 % peserta didik mampu meng-operasikan, dan mengakses informasi melalui teknologi internet.
30 % tenaga pendidik (guru) ber-pendidikan Magister (S-2).
50 % tenaga pendidik (guru) ber-pendidikan Magister (S-2).
70 % tenaga pendidik (guru) ber-pendidikan Magister (S-2).

Tujuan sekolah tersebut selanjutnya ditindaklanjuti dengan sasaran program melalui strategi pelaksanaan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah, yaitu :
  • mengadakan pembinaan terhadap peserta didik, guru dan karyawan secara berkelanjutan,
  • mengadakan jam tambahan pada pelajaran tertentu,
  • mengadakan pengajian agama secara rutin pada setiap Jum’at dan Minggu yang diawali dengan tadarusan Al Qur’an, peringatan hari-hari besar agama, mengadakan Pesantren Kilat Ramadhan, dan Tadabur Alam,
  • menjalin komunikasi yang baik dengan Dinas Pemuda dan Olah Raga, KONI, Pengurus Repala Medan, Media Massa/Pers dan Lembaga Bahasa Medan,
  • kerjasama dengan LP3I dan lembaga lainnya dalam pelaksanaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi,
  • pembangunan/perbaikan laboratorium Bahasa dan Fisika,
  • membentuk kelompok Olimpiade Sains,
  • membentuk kelompok/club ICT,
  • membentuk kelompok belajar,
  • pengadaan buku penunjang,
  • penambahan perangkat media pembelajaran (komputer, laptop, infocus, dll),
  • perluasan jaringan internet dan intranet, serta membuka warung internet,
  • mengaktifkan kelompok KIR (Karya Ilmiah Remaja),
  • pelaporan kepada orang tua secara berkala tentang hasil kegiatan pembelajaran siswa,
  • kerjasama dengan Bimbingan Tes/Bimbingan Studi, untuk penyelenggaraan Bimbingan Belajar peserta didik dalam menghadapi UN dan UMPTN,
  • kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Pemerintah Propinsi Sumatera Utara dalam upaya pemberian beasiswa bagi guru untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang S-2.

Unggulan Sekolah
SMA Negeri 3 Medan adalah merupakan sekolah yang bernuansa IMTAQ, IPTEK, Seni Budaya, Olahraga dan berwawasan lingkungan. Prestasi siswa baik dalam bidang intrakurikuler maupun ekstrakurikuler sangat membanggakan. SMA Negeri 3 Medan ditetapkan sebagai Sekolah Model Pembelajaran Bahasa Inggris dan juga sebagai Sekolah Rintisan Kategori Mandiri/Sekolah Standar Nasional (SKM/SSN) sejak tahun 2007.
Dengan program berwawasan keunggulan, SMA Negeri 3 Medan berupaya secara mandiri mempertahankan kualitasnya serta berupaya menjadi sekolah yang tetap diminati masyarakat. Dengan demikian, predikat SMA Negeri 3 Medan akan tetap dapat dipertahankan sebagai SMA Favorit. Untuk itu SMA Negeri 3 Medan selalu berupaya agar mempunyai ciri-ciri :
  • Memiliki siswa berbakat khusus dan kecerdasan tinggi
  • Memiliki guru profesional dan handal
  • Memiliki kurikulum yang diperkaya, serta
  • Memiliki sarana dan prasarana yang memadai.






KURIKULUM SMA NEGERI 3 MEDAN

1. Teknik dan Kiat Pelaksanaan Kurikulum
Untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik, SMA Negeri 3 Medan melakukan terobosan dalam pelaksanaan kurikulum, antara lain :
a). Rapat Koordinasi Persiapan Kegiatan Pembelajaran
Setiap awal tahun pelajaran dan setiap awal semester SMA Negeri 3 Medan mengadakan rapat koordinasi yang diikuti oleh semua guru dan karyawan serta tenaga kependidikan lainnya dengan tujuan untuk menyusun program kerja sesuai bidang tugas masing-masing. Khusus penyusunan administrasi guru dilakukan melalui musyawarah guru mata pelajaran tingkat sekolah agar guru mata pelajaran sejenis mempunyai visi dan misi yang sama.
b). Penyusunan Kurikulum
Dengan diberlakukan dan dilaksanakannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di SMA Negeri 3 Medan, maka kurikulum yang digunakan disebut dengan Kurikulum SMA Negeri 3 Medan. Kurikulum ini disusun dan disempurnakan pada setiap tahun pelajaran dan penyusunan serta penyempurnaannya dilaksanakan oleh Tim Pengembang Kurikulum SMA Negeri 3 Medan dengan melibatkan seluruh warga sekolah.
c). Peningkatan Hasi Belajar Peserta Didik
Upaya peningkatan prestasi belajar peserta didik dilakukan melalui beberapa terobosan, yakni :
  • Bagi siswa Kelas X dan XI pada tahun Pelajaran 2008/2009.
Kegiatan pembelajarannya berpedoman kepada Kurikulum SMA Negeri 3 Medan (KTSP) sedangkan siswa Kelas XII masih menggunakan Kurikulum 2004/ Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK).
  • Penerapan strategi Team Teaching.
Agar siswa dapat menyerap sebanyak mungkin ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh guru, di samping diterapkan berbagai metode dan media pendidikan juga diterapkan pengajaran team teaching. Strategi ini diterapkan terutama pada mata pelajaran yang jumlahnya lebih dari 2 jam pelajaran per-minggu. Pelaksanaannya, setiap mata pelajaran diajarkan oleh lebih dari satu orang guru dengan tanggung jawab pada pokok bahasan masing-masing.
  • Penerapan jadwal maksimal 2 jam pelajaran per-kelas.
Untuk menjaga agar kesiapan guru memadai dan siswa tidak menjadi bosan di dalam menerima pelajaran, maka pada mata pelajaran non eksakta dilaksanakan 1 jam pelajaran per-hari dan pada mata pelajaran eksakta dilaksanakan maksimal 2 jam pelajaran per-hari.
  • Pemantapan Mental dan Keterampilan Teknis (PMKT).
Bagi siswa Kelas XII yang akan menghadapi Ujian Nasional dan SNMPTN/ UMPTN diberi pengayaan berupa tambahan materi pelajaran, khususnya untuk mata pelajaran UN dan SNMPTN. Pelaksanaannya dilakukan pada bulan-bulan terakhir Semester-2 atau 3 (tiga) bulan menjelang pelaksanaan Ujian Nasional. Dalam program ini diterapkan strategi khusus, baik dalam penyajian materi, latihan soal, penilaiannya, maupun pembahasannya.
  • Pelaksanaan Try Out (Tes Uji Coba)
Untuk mendukung dan mengevaluasi keberhasilan PMKT, secara periodik dan berkesinambungan dilakukan tes uji coba (Try Out) yang soal-soalnya dibuat oleh para guru sesuai dengan standard atau kisi-kisi UN dan SNMPTN. Pengadaan soal-soal ini dilaksanakan oleh guru sendiri dan sesekali bekerja sama dengan lembaga bimbingan belajar.
  • Program Pendalaman Materi dan Pengayaan
Program pendalaman materi dan pengayaan diperuntukkan bagi siswa Kelas X dan Kelas XI dan dilaksanakan di luar jam tatap muka di kelas. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan ekskul SEC, Club Matematika, Club Fisika, Club Biologi, Club Kimia, Club Ekonomi, Club Sosiologi dan Club ICT yang masing-masingnya dibimbing oleh guru inti.
  • Praktikum IPA
Untuk membekali dan memberikan latihan keterampilan khusus bagi peserta didik, selain kegiatan pembelajaran yang menerapkan metode eksperimen, juga didukung dan dikembangkan praktikum laboratorium pada mata pelajaran Biologi, Kimia, dan Fisika. Hal ini dimaksudkan untuk melatih peserta didik berpikir secara ilmiah dan komprehensif. Pelaksanaan praktikum laboratorium diharapkan sebagian besar mengambil materi pendukung perguruan tinggi. Dengan praktikum ini diharapkan para siswa tidak asing lagi sewaktu memasuki dan berada di perguruan tinggi, jika harus mengadakan praktikum dan membuat pelaporannya.
  • Penerapan Sistem Penilaian
Pada setiap ulangan, baik ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester maupun ulangan kenaikan kelas pada seluruh mata pelajaran dilaksanakan dengan menggunakan sistem komputerisasi seperti dalam pelaksanaan Ujian Nasional. Dengan demikian diharapkan siswa dapat membiasakan dirinya mengikuti ujian dengan sistem komputerisasi sehingga dalam pelaksanaan Ujian Nasional dan SNMPTN, siswa tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengerjakannya. Laporan hasil belajar peserta didik bagi Kelas X ditulis dengan sistem komputerisasi yang berbentuk lembaran, sedangkan bagi Kelas XI dan Kelas XII masih menggunakan buku raport.
  • Pelaksanaan Program Remedial
Program remedial dilaksanakan, baik secara kolektif yang jadwalnya diatur oleh sekolah maupun program remedial yang jadwalnya diatur sendiri oleh masing-masing guru sesuai dengan program pembelajaran yang disusunnya. Program remedial kolektif dilaksanakan setelah Ulangan Akhir Semester dan Ulangan Kenaikan Kelas.
  • Layanan Klinis
Layanan klinis adalah merupakan bagian dari program kegiatan bimbingan konseling yang pelaksanaannya dapat dilakukan melalui tatap muka di kelas maupun bimbingan pribadi di ruangan BP/BK.
 2. Pemanfaatan Fasilitas Perpustakaan
Dalam rangka pemanfaatan perpustakaan dalam kegiatan pembelajaran, maka perpustakaan SMA Negeri 3 Medan berupaya menambah koleksi buku perpustakaan, secara rutin dibeli buku-buku penunjang pelajaran, ensiklopedia baru, maupun kumpulan soal. Pemanfaatan perpustakaan dilakukan dengan mewajibkan setiap guru minimal 1 kali dalam 1 semester pada setiap kelas untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan fasilitas yang ada di perpustakaan. Jadwal pelaksanaannya diatur oleh bidang kurikulum. Dengan demikian setiap harinya perpustakaan tidak pernah sepi dari pengunjung.


3. Pemanfaatan Fasilitas Internet
Pemanfaatan Fasilitas Internet Dalam menambah wawasan dan sumber belajar peserta didik, SMA Negeri 3 Medan menyediakan fasilitas internet yang setiap dapat dimanfaatkan oleh siswa. Dengan adanya fasilitas internet ini, maka siswa dapat mengakses informasi-informasi terkini dan dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi.
4. Persiapan Menghadapi Olimpiade Sains
Pendalaman materi khusus bagi siswa unggulan dilakukan untuk menghadapi per-saingan terutama dalam mengikuti Olimpiade Sains yang setiap tahunnya dilaksanakan. Pembinaannya semakin ditingkatkan melalui adanya club-club olimpiade sains, yang meliputi mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, TIK, dan Sosiologi.
5. Pemberian Bekal Kemampuan Berbahasa Inggris
Sebagai sekolah model pembelajaran Bahasa Inggris, maka siswa dibekali penguasaan bahasa internasional untuk menghadapi era globalisasi. Pelaksanaannya dilakukan melalui pembelajaran Muatan Lokal (Conversation Clinic) dan kegiatan Ekskul Smantig English Club (SEC).
6. Layanan Bimbingan dan Konseling
Layanan bimbingan lebih banyak diarahkan pada layanan penempatan, penjurusan, problema pribadi, dan tes kecerdasan (IQ) peserta didik. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa kenakalan pelajar tidak terjadi di SMA Negeri 3 Medan. Dengan demikian layanan bimbingan dikategorikan sebagai layanan khusus. Undang-undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa : ”Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan atau latihan bagi peranannya di masa datang”. Upaya pendidikan berdasarkan pengertian tersebut mencakup kawasan yang sangat luas yang mengacu pada pengembangan individu sebagaimana disinggung dalam pengertian pendidikan di atas. Cakupan yang amat luas itu (yakni kawasan bimbingan, pengajaran dan latihan) saling terkait dan saling menunjang. Bahkan seringkali yang satu tidak dapat dipisahkan dengan yang lainnya. Suatu upaya pendidikan yang menyeluruh, lengkap, dan mantap harus secara terpadu meliputi ketiga kawasan pendidikan itu.
Meskipun kawasan kegiatan bimbingan, pengajaran dan latihan harus dalam keadaan saling terkait dan terpadu, namun ketiganya harus dapat dibedakan, bukan dipisahkan. Tujuan pembedaan itu adalah untuk dapat dikembangkannya kawasan tersebut secara optimal. Demikian juga yang terjadi di SMA Negeri 3 Medan, kegiatan bimbingan dan konseling dikelola secara tersendiri dengan koordinasi dari seorang Koordinator BP/BK.
Dalam rangka meningkatkan efektifitas layanan BP/BK, SMA Negeri 3 Medan memberikan layanan kepada siswa melalui tahapan sebagai berikut :
a). Penyusunan Program
b). Pelaksanaan Program
c). Evaluasi
d). Analisis Hasil Evaluasi
e). Pelaksanaan Tindak Lanjut
Kelima tahapan pelaksanaan BP/BK di SMA Negeri 3 Medan sebagaimana dikemukakan di atas, masing-masing meliputi 4 (empat) bidang layanan, 7 jenis layanan, dan 5 kegiatan pendukung, yang secara popular disebut dengan Layanan Pola 17. Secara garis besar layanan Pola 17 tersebut dapat dilihat pada uraian berikut:
a). Layanan Orientasi
Layanan orientasi diberikan terutama pada awal Tahun pelajaran terhadap siswa baru yang meliputi hal-hal :
  • Orientasi mengenai tata tertib sekolah
  • Orientasi mengenai keadaan guru/pegawai
  • Orientasi mengenai fasilitas belajar (ruang kelas, ruang BP/BK, perpustakaan, laboratorium, ruang UKS, ruang koperasi, dan sebagainya).
  • Orientasi mengenai pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler.
b). Layanan Informasi
Layanan informasi diberikan pada siswa mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan kepentingan siswa terutama mengenai kepentingan belajar. Layanan informasi ini merupakan layanan yang sangat penting bagi siswa SMA Negeri 3 Medan, karena mereka pada umumnya sangat sadar akan pentingnya informasi yang lengkap untuk pertimbangan dalam menentukan sikap mereka, terutama yang berkaitan dengan prospek mereka di masa mendatang. Dalam hal pemberian informasi perguruan tinggi, sudah disampaikan sejak siswa duduk di Kelas XI.
c). Layanan Penempatan dan Penyaluran
Layanan penempatan dan penyaluran ini diberikan kepada peserta didik terutama yang berkaitan dengan bakat dan minat siswa yang berhubungan dengan bagian kesiswaan dan bagian kurikulum. Bahkan sebagian besar petugas BP/BK bertanggung pada satu kegiatan ekstrakurikuler tertentu.

d). Layanan Pembelajaran
            Dalam memberikan Layanan bidang pembelajaran, guru pembimbing bekerja sama dengan guru mata pelajaran dan bagian kurikulum, terutama dalam pelaksanaan program pengayaan, pendalaman materi, serta program remedial bagi peserta didik tertentu.




























PROSES PENELITIAN

1. Tempat Penelitian
 Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 10 Medan

2. Subjek Penelitian
 Secara umum meneliti kurikulum SMP Negeri 10 Medan. Silabus dan RPP Pendidikan Agama Islam kelas VII semester I SMP Negeri 10 Medan serta kurikulum SMA Negeri 3 Medan

3. Jenis Penelitian
            Jenis penelitian ini adalah penelitian mini di lapangan (satuan pembelajaran SMP dan SMA) dengan melakukan observasi dan wawancara.

4. Tindakan Penelitian
            Penelitian ini terdiri dari empat siklus. Siklus I dilaksanakannya wawancara, siklus II melanjutkan wawancara, siklus III melakukan observasi silabus dan RPP dan siklus IV melakukan observasi proses belajar mengajar di kelas VII.
NO
Hari / Tanggal
Kegiatan
Tempat
Ket
1
Senin/ 12 Oktober 2009
Wawancara dan mencatat identitas, motto, visi, misi, tujuan sekolah, keunggulan, dan kurikulum SMAN 3 Medan
-
Perantara: E-mail dan Blog SMAN 3 Medan
2
Rabu/ 20 November ‘09
Wawancara Visi dan misi SMP N 10 Medan
SMP Negeri 10 Medan
Perantara: Guru mata pelajaran IPS Terpadu SMPN 10 Medan
3
Rabu/ 01 Desember‘09
Wawancara mengenai silabus, RPP, struktur muatan (muatan local, kegiatan pengembangan diri, beban belajar, kenaikan kelas, penjurusan, pendidikan berbasis keunggulan local)
SMP Negeri 10 Medan
Perantara: Guru mata pelajaran IPS Terpadu SMPN 10 Medan

4
Selasa / 07 Desember’09
Observasi proses belajar mengajar dengan mengambil gambar sebagai sample.
SMPN 10 Medan
Gambar mencakup:

5. Data dan Cara Pengambilannya
Sumber data pada penelitian ini adalah guru Agama Islam SMPN 10 Medan dengan perantara guru IPS Terpadu SMP Negeri 10 Medan yang memberikan informasi yang diperlukan. Selain itu, peneliti juga menggunakan sumber data  dari buku, internet dan buku besar SMP Negeri 10 Medan yang akan memberikan data secara tertulis tentang pengembangan kurikulum tingkat satuan SMP. Jenis data yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah data mengenai kurikulum KTSP di SMP negeri 10 Medan yaitu data yang didapat langsung dari wawancara dan observasi. Kemudian, data yang diperoleh dari hasil perbandingan antara konsep kurikulum KTSP dari pusat dengan kurikulum KTSP dalam pelaksanaannya di lapangan khususnya SMP Negeri 10 Medan. Membandingkan silabus dan RPP SMPN 10 Medan dengan  buku panduan pengembangan silabus mata pelajaran Pendidikan agama islam Departemen Pendidikan Nasional Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Jakarta, 2006.
Untuk data mengenai SMA Negeri 3 Medan, peneliti melakukan pencarian informasi dengan mengunjungi blog SMA Negeri 3 Medan diikuti dengan wawancara secara tidak langsung (melalui e-mail guru PAI SMAN 3 Medan).



           
Lembar Observasi

Sekolah                       : SMP NEGERI 10 MEDAN
Kelas/Semester            : VII / I
Mata pelajaran             : Pendidikan Agama Islam
Materi Pokok              :
Sub Materi Pokok       :
Hari/ tanggal               : Senin / 7 Desember 2009
Penulis/pengamat        : Indah Olivia Putri

Amatilah kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Hasil pengamatan diisi pada lembar pengamatan dengan bahan pokok yang diobservasi yaitu sebagai berikut:

a)      Sketsa proses tindakan:
b)      Pengaruh tindakan (yang disengaja dan tidak disengaja):
c)      Keadaan dan kendala tindakan:
d)     Bagaimana keadaan dan kendala tersebut menghambat atau mempermudah tindakan yang telah direncanakan dan pengaruhnya:
e)      Persoalan lain yang timbul:








Lembar Observasi

Sekolah                       : SMA NEGERI 3 MEDAN
Kelas/Semester            : X / I
Mata pelajaran             : Pendidikan Agama Islam
Materi Pokok              :
Sub Materi Pokok       :
Hari/ tanggal               : Jumat / 4 Desember 2009
Penulis/pengamat        : Indah Olivia Putri

Amatilah kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Hasil pengamatan diisi pada lembar pengamatan dengan bahan pokok yang diobservasi yaitu sebagai berikut:

1.      Sketsa proses tindakan:
2.      Pengaruh tindakan (yang disengaja dan tidak disengaja):
3.      Keadaan dan kendala tindakan:
4.      Bagaimana keadaan dan kendala tersebut menghambat atau mempermudah tindakan yang telah direncanakan dan pengaruhnya:
5.      Persoalan lain yang timbul:













KESIMPULAN DAN SARAN

 Kesimpulan
Dari temuan-temuan di atas dapat ditarik kesimpulan-kesimpulan berikut:
a.       Kurikulum KTSP baik pada satuan pendidikan SMP maupun SMA belum diterapkan sepenuhnya.
b.      Penerapan KTSP di sekolah mengalami berbagai hambatan diantaranya sarana dan prasarana yang tidak mendukung, kurangnya profesionalisme para guru, dan kurangnya sosialisasi KTSP  kepada para guru dan siswa.
c.       Penyusunan / pengembangan kurikulum pada tingkat lembaga dilakukan melalui MGMP.
d.      Dengan KTSP, sekolah memiliki program-program kegiatan belajar yang baru seperti muatan local dan pengembangan diri.
Saran
a.       Dalam menerapkan kurikulum yang baru hendaknya pemerintah menyemarakkan sosialisasi kurikulum ke seluruh sekolah.
b.      Selain mengembangkan kurikulum, sekolah diharapkan mampu menyediakan atau melengkapi sarana dan prasarana serta hal-hal yang mendukung dalam penerapan kurikulum
c.       Program kegiatan pembelajaran sebagai hal yang baru dalam kurikulum hendaknya benar-benar menunjang kebutuhan siswa dan sesuai dengan bakat dan minat siswa tersebut.










LAMPIRAN
Lampiran 1: Standar Isi
Kelas VII  Semester 1
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Al-Quran
1.   Menerapkan hukum bacaan “Al”  Syamsiyah  dan “Al” Qamariyah

1.1 Menjelaskan hukum bacaan “Al”  Syamsiyah  dan “Al” Qamariyah.
1.2 Membedakan hukum bacaan “Al”  Syamsiyah  dan “Al” Qamariyah.
1.3 Menerapkan bacaan “Al”  Syamsiyah  dan “Al” Qamariyah dalam bacaan surat-surat Al-Qur’an dengan benar.

Aqidah
2.   Meningkatkan keimanan kepada Allah Swt.   melalui pemahaman sifat-sifat-Nya

2.1 Membaca ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah.
2.2 Menyebutkan arti ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah Swt.
2.3 Menunjukkan tanda-tanda adanya Allah Swt.
2.4 Menampilkan perilaku sebagai cermin keyakinan akan sifat-sifat Allah Swt.
 
3.   Memahami Asmaul Husna

3.1  Menyebutkan arti ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan 10 Asmaul Husna.
3.2  Mengamalkan isi kandungan 10 Asmaul Husna.

Akhlak
4.   Membiasakan perilaku terpuji


4.1  Menjelaskan pengertian tawadhu, taat, qana’ah, dan sabar.
4.2  Menampilkan contoh-contoh perilaku tawadhu, taat, qana’ah, dan sabar.
4.3  Membiasakan perilaku tawadhu, taat, qana’ah, dan sabar.

Fiqih
5.   Memahami ketentuan-ketentuan thaharah  (bersuci)


5.1 Menjelaskan ketentuan-ketentuan wudlu dan tayammum.
5.2 Menjelaskan ketentuan-ketentuan mandi wajib.
5.3 Menjelaskan perbedaan hadas dan najis.
6.   Memahami tatacara shalat.
6.1 Menjelaskan ketentuan-ketentuan shalat wajib.
6.2 Mempraktikkan shalat wajib.

7.   Memahami tatacara shalat jamaah dan munfarid (sendiri)
7.1 Menjelaskan pengertian shalat jamaah dan munfarid (sendiri).
7.2 Mempraktikkan shalat jamaah dan shalat munfarid (sendiri).

Tarikh dan Kebudayaan Islam
8.   Memahami sejarah Nabi Muhammad Saw.



8.1 Menjelaskan sejarah Nabi Muhammad Saw.
8.2 Menjelaskan misi Nabi Muhammad Saw. untuk semua manusia dan bangsa.




Kelas VII, Semester 2

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Al-Quran
9.   Menerapkan hukum bacaan nun mati/ tanwin  dan mim mati.



9.1  Menjelaskan hukum bacaan nun mati/tanwin  dan mim mati.
9.2  Membedakan hukum bacaan nun mati/tanwin  dan mim mati.
9.3 Menerapkan hukum bacaan nun mati/tanwin  dan mim mati dalam bacaan surat-surat Al-Qur’an dengan benar.

Aqidah
10.  Meningkatkan keimanan kepada Malaikat


10.1  Menjelaskan arti beriman kepada Malaikat.
10.2  Menjelaskan  tugas-tugas Malaikat.
Akhlak
11.   Membiasakan perilaku terpuji.

11.1 Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.
11.2 Menampilkan contoh perilaku kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.
11.3 Membiasakan perilaku kerja keras, tekun, ulet, dan teliti.

Fiqih
12.  Memahami tatacara shalat Jum’at

12.1  Menjelaskan ketentuan-ketentuan shalat Jum’at.
12.2  Mempraktikkan shalat Jum’at.
13. Memahami tatacara shalat jama’ dan qashar

13.1  Menjelaskan shalat jama’ dan qasar.
13.2  Mempraktikkan shalat jama’ dan qashar.
Tarikh dan Kebudayaan Islam
14. Memahami sejarah Nabi Muhammad Saw.


14.1 Menjelaskan misi Nabi Muhammad Saw. untuk menyempurnakan akhlak, membangun manusia mulia dan bermanfaat.
14.2 Menjelaskan misi Nabi Muhammad Saw. sebagai rahmat bagi alam semesta, pembawa kedamaian, kesejahteraan, dan kemajuan masyarakat.
14.2 Meneladani perjuangan Nabi Muhammad Saw. dan para sahabat dalam menghadapi masyarakat Makkah.
















Kelas   VIII, Semester 1

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Al-Quran
1.   Menerapkan hukum bacaaan Qalqalah  dan Ra.


1.1 Menjelaskan hukum bacaan Qalqalah dan Ra.
1.2  Menerapkan hukum bacaan Qalqalah dan Ra dalam bacaan surat-surat Al-Quran dengan benar.
Aqidah
2.  Meningkatkan keimanan kepada Kitab-kitab Allah

2.1 Menjelaskan pengertian beriman kepada Kitab-kitab Allah.
2.2 Menyebutkan nama-nama Kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada para Rasul.
2.3 Menampilkan sikap mencintai Al-Quran sebagai Kitab Allah.

Akhlak
3. Membiasakan perilaku terpuji

3.1 Menjelaskan pengertian zuhud dan tawakal.
3.2 Menampilkan contoh perilaku zuhud dan tawakal.
3.3 Membiasakan perilaku zuhud dan tawakal dalam kehidupan sehari-hari.

4. Menghindari perilaku tercela
4.1 Menjelaskan pengertian ananiah, ghadhab, hasad, ghibah, dan namimah.
4.2 Menyebutkan contoh-contoh perilaku ananiah, ghadhab, hasad, ghibah, dan namimah.
4.3 Menghindari perilaku ananiah, ghadhab, hasad, ghibah, dan namimah dalam kehidupan sehari-hari.

Fiqih
5. Mengenal tatacara shalat sunnat

5.1 Menjelaskan ketentuan shalat sunnat rawatib.
5.2 Mempraktikkan shalat sunnat rawatib.

6. Memahami macam-macam sujud
6.1 Menjelaskan pengertian sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah. 
6.2 Menjelaskan tatacara sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah.
6.3 Mempraktikkan sujud syukur, sujud sahwi, dan sujud tilawah.

7.  Memahami tatacara puasa.




7.1 Menjelaskan ketentuan puasa wajib.
7.2 Mempraktikkan puasa wajib.
7.3 Menjelaskan ketentuan puasa sunnah Senin-Kamis, Syawal, dan Arafah.
7.4 Mempraktikkan puasa sunnah Senin-Kamis, Syawal, dan Arafah.
8. Memahami zakat
8.1 Menjelaskan pengertian zakat fitrah dan zakat mal.
8.2 Membedakan antara zakat fitrah dan zakat mal.
8.3 Menjelaskan orang yang berhak menerima zakat fitrah dan zakat mal.
8.4 Mempraktikkan pelaksanaan zakat fitrah dan akat mal.

Tarikh dan Kebudayaan Islam
9.   Memahami sejarah Nabi Muhammad Saw.


9.1 Menceritakan sejarah Nabi Muhammad Saw. dalam membangun masyarakat melalui kegiatan ekonomi dan perdagangan.
9.2 Meneladani perjuangan Nabi Muhammad Saw. dan para sahabat di Madinah.


Kelas   VIII, Semester 2

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Al-Quran
10. Menerapkan hukum bacaaan Mad dan Waqaf



10.1 Menjelaskan hukum bacaan Mad dan Waqaf.
10.2 Menunjukkan contoh hukum bacaan Mad dan Waqaf dalam bacaan surat-surat Al-Quran.
10.3 mempraktikkan bacaan Mad dan Waqaf dalam bacaan surat-surat Al-Quran.

Aqidah
11. Meningkatkan keimanan kepada Rasul Allah

11.1 Menjelaskan pengertian beriman kepada Rasul Allah.
11.2 Menyebutkan nama dan sifat-sifat Rasul Allah.
11.3 Meneladani sifat-sifat Rasulullah Saw.

Akhlak
12. Membiasakan perilaku terpuji

12.1 Menjelaskan adab makan dan minum.
12.2 Menampilkan contoh adab makan dan minum.
12.3 Mempraktikkan adab makan dan minum dalam kehidupan sehari-hari.

13. Menghindari perilaku tercela.
13.1 Menjelaskan pengertian perilaku dendam dan munafik.
13.2 Menjelaskan ciri-ciri pendendam dan munafik.
13.3 Menghindari  perilaku pendendam dan munafik dalam kehidupan sehari-hari.

Fiqih
14. Memahami hukum Islam  tentang hewan sebagai sumber bahan makanan

14.1   Menjelaskan jenis-jenis hewan yang halal dan haram dimakan.
14.2   Menghindari makanan yang bersumber dari binatang yang diharamkan.

Tarikh dan Kebudayaan Islam
15.  Memahami sejarah dakwah Islam.


15.1   Menceritakan sejarah pertumbuhan ilmu pengetahuan Islam sampai masa Abbasiyah.
15.2   Menyebutkan tokoh ilmuwan Muslim dan perannya sampai masa daulah Abbasiyah.







Kelas IX, Semester 1

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Al-Quran dan Al-Hadits
1. Memahami ajaran Al- Quran surat At-Tin.

1.1 Membaca QS. At-Tin dengan tartil.
1.2 Menyebutkan arti QS. At-Tin.
1.3 Menjelaskan makna QS. At-Tin.
2. Memahami ajaran Al-Hadits tentang menuntut ilmu
2.1 Membaca Al-Hadits tentang menuntut ilmu.
2.2 Menyebutkan arti Al-Hadits tentang menuntut ilmu.
2.3 Menjelaskan makna menuntut ilmu seperti dalam Al-Hadits.
Aqidah
3.  Meningkatkan keimanan kepada hari akhir


3.1  Menjelaskan pengertian beriman kepada hari akhir.
3.2  Menyebutkan ayat Al-Quran yang berkaitan dengan hari akhir.
3.3  Menceritakan proses kejadian kiamat sughra dan kubra seperti terkandung dalam Al-Quran dan Al-Hadits.

Akhlak
4. Membiasakan perilaku terpuji

4.1 Menjelaskan pengertian qana'ah dan tasamuh.
4.2 Menampilkan contoh perilaku qana'ah dan tasamuh.
4.3 Membiasakan perilaku qana'ah dan tasamuh dalam kehidupan sehari-hari.
 
Fiqih
5. Memahami hukum Islam tentang penyembelihan hewan

5.1  Menjelaskan tatacara penyembelihan hewan.
5.2  Menjelaskan ketentuan aqiqah dan qurban.
5.3  Memperagakan cara penyembelihan hewan aqiqah dan qurban.

6.  Memahami hukum Islam tentang haji dan umrah
6.1  Menyebutkan pengertian dan ketentuan haji dan umrah.
6.2  Memperagakan pelaksanaan ibadah haji dan umrah.
Tarikh dan Kebudayaan Islam
7.  Memahami perkembangan Islam di Nusantara


7.1  Menceritakan sejarah masuknya Islam di Nusantara melalui perdagangan, sosial, dan pengajaran.
7.2  Menceritakan beberapa kerajaan Islam di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.


Kelas IX, Semester 2

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar

Al-Quran dan Al-Hadits
8. Memahami Al Qur’an surat Al-Insyirah.

8.1 Menampilkan bacaan QS. Al-Insyirah dengan tartil dan benar.
8.2 Menyebutkan arti QS. Al-Insyirah.
8.3 Mempraktikkan perilaku dalam bekerja selalu berserah diri kepada Allah seperti dalam QS. Al-Insyirah.

9. Memahami ajaran Al-Hadits tentang kebersihan
9.1 Membaca Al-Hadits tentang kebersihan.
9.2 Menyebutkan arti Al-Hadits tentang kebersihan.
9.3 Menampilkan perilaku bersih seperti dalam Al-Hadits.

Aqidah
10. Meningkatkan keimanan kepada Qadha dan Qadar.

10.1  Menyebutkan ciri-ciri beriman kepada qadha dan qadar.
10.2   Menjelaskan hubunan antara qadha dan qadar.
10.3   Menyebutkan contoh-contoh qadha dan qadar dalam kehidupan sehari-hari.
10.4   Menyebutkan ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan qadha dan qadar.


Akhlak
11. Menghindari perilaku tercela.


11.1 Menyebutkan pengertian  takabur.
11.2 Menyebutkan contoh-contoh perilaku takabur. 
11.3 Menghindari perilaku takabur dalam kehidupan sehari-hari.


Fiqih
12. Memahami tatacara berbagai shalat sunnah



12.1 Menyebutkan pengertian dan ketentuan  shalat sunnah berjamaah dan munfarid.
12.2 Menyebutkan contoh shalat sunnah berjamaah dan munfarid.
13.3 Mempraktikkan shalat sunnah berjamaah dan munfarid dalam kehidupan sehari-hari.

Tarikh dan Kebudayaan Islam
13. Memahami sejarah tradisi Islam Nusantara

13.1 Menceritakan seni budaya lokal sebagai bagian dari tradisi Islam.
13.2 Memberikan apresiasi terhadap tradisi dan upacara adat kesukuan Nusantara.
Lampiran 2:
PROGRAM SEMESTER

MATA PELAJARAN                        : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SATUAN PENDIDIKAN     : SMP
KELAS                                   : VII
TAHUN PELAJARAN         : 2009/2010
SEKOLAH                             : SMP NEGERI 10 MEDAN

A.      Alokasi Waktu
1.       Jumlah mingguan dalam satu semester
NO
BULAN
JUMLAH MINGGUAN
1
Juli
2 Minggu
2
Agustus
5 Minggu
3
September
2 Minggu
4
Oktober
2 Minggu
5
November
4 Minggu
6
Desember
3 Minggu

JUMLAH
18 Minggu
2.       Jumlah jam pelajaran yang efektif = …….Minggu x …….Jam pelajaran
  = …….Jam pelajaran

B.      Distribusi Alokasi Waktu
NO
STANDAR KOMPETENSI
ALOKASI WAKTU

Al-Quran


Menerapkan hukum bacaan “Al”  Syamsiyah  dan “Al” Qamariyah


Aqidah


Meningkatkan keimanan kepada Allah Swt.   melalui pemahaman sifat-sifat-Nya


Memahami Asmaul Husna


Akhlak


Membiasakan perilaku terpuji


Fiqih


Memahami ketentuan-ketentuan thaharah  (bersuci)


Memahami tatacara shalat.


Memahami tatacara shalat jamaah dan munfarid (sendiri)


Mengetahui:                                                                            Medan, …………..2009
Kepala Sekolah,                                                                      Guru Mata Pelajaran


Drs. Munar Tanjung                                                                  M. Ritonga
            NIP. 131857007                                                                       NIP. 131257042      


















Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini